Selasa, 21 Juni 2011
MUSYAWARAH MUFAKAT VS DEMOKRASI
HAK BICARA & HAK SUARA
oleh Eddy Tresna pada 04 Januari 2011 jam 21:21
Kesempurnaan Manusia terletak pada AKAL. Sehingga, manusia mengeluarkan gagasan dan ide yg merupakan hasil dari proses berfikir dengan menggunakan akal melalui proses BICARA, artinya bahwa kesempurnaan manusia dalam akal, juga dilengkapi dengan diberikannya kemampuan BERBICARA. Sedangkan Hewan yg hanya menggunakan NAFSU dlm melakukan tindakan, serta hanya diberikan kemampuan BERSUARA.
Musyawarah akan sangat menekankan pada penggunaan HAK BICARA. Proses bicara dgn memaparkan gagasan/ide tentang sesuatu hal yg dimusyawarahkan akan menekankan pada kefahaman trhadap ILMU. Sehingga proses musyawarah akan mencerdaskan hadirin yg terlibat. Oleh karena itu, dalam Musyawarah akan membangun prinsip EGALITER, serta menumbuhkan gotong royong dan sikap tolong menolong dalam KEBAIKAN.
Sedangkan Demokrasi yang hanya menekankan pada penggunaan HAK SUARA, proses ini lebih dikenal dgn istilah 1 Orang=1 suara (one man, one vote). Karena proses ini ditentukan oleh pengumpulan SUARA dlm voting, maka hal tersebut akan sangat ditentukan oleh faktor kedekatan (emosional) dan penggunaan UANG. Sehingga pengambilan keputusannya cenderung menggunakan NAFSU. Oleh karena itu, dalam Demokrasi akan membangun ELITISME, dan gotong royong serta sikap tolong menolongnya akan mengarah pada KEBURUKAN.
Dari uraian perbedaan tersebut secara sederhana dapat disimpulkan bahwa:
1. Musyawarah menempatkan manusia sebagai manusia. (Penggunaan HAK BICARA); Sedangkan demokrasi mengarahkan manusia untuk Kufur terhadap kesempurnaan (HAK BICARA) dgn hnya menggunakan HAK SUARA.
2. Musyawarah akan mencerdaskn hadirin yg terlibat (Adanya transfer Ilmu); Sedangkan Demokrasi hanya memndang Rakyat sebagai PEMILIH sehingga tdk perlu kecerdasan untuk memilih.
3. Musyawarah akan membangun prinsip EGALITER (adanya hak berbicara); Sedangkan Demokrasi cenderung mmbangun ELITIS (ditentukan oleh uang) dan cenderung menggunakan NAFSU (adanya faktor kedekatan/emosional).
Langganan:
Postingan (Atom)